Jangan Lupakan Akhirat (10.11.2023)
Jangan Lupakan Akhirat (10.11.2023)
Allah ﷻ telah menakdirkan hari-hari ini untuk kita. Pujian dan syukur kepada Allah ﷻ. Kita harus bertasbih atas nikmat-nikmat yang Dia berikan kepada kita. Nikmat terbesar adalah Iman, seperti yang selalu kita katakan. Tidak ada nikmat yang lebih besar daripada Iman, karena tidak peduli berapa banyak orang yang ada di dunia ini, mereka semua akan mati. Mereka akan mati, dan dunia ini tidak akan bertahan selamanya. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Ada batas waktu di dunia ini. Barangsiapa yang telah selesai dengan waktunya, maka ia akan mati. Setiap orang mempunyai masa hidup selama Allah (swt) menghendakinya. Selama masa hidup seseorang adalah selama ia hidup.
Sekarang ini terjadi peperangan dan kehancuran. Begitu banyak orang yang mati dan sebagian menjadi Syuhada. Mereka yang mati, mati karena masa hidup mereka telah selesai. Sama halnya dengan para Syuhada. Allah (swt) telah menetapkannya demikian. Tidak mungkin mereka tidak mati jika mereka tidak dibunuh. Allah (swt) telah menetapkan bahwa kematian mereka terjadi dengan cara ini.
Oleh karena itu, yang penting adalah memiliki Iman. Memiliki Iman adalah nikmat yang paling besar. Bagaimanapun mereka mati, mereka akan dibangkitkan seperti itu, firman Allah 'Azza wa Jalla. Jika mereka mati dengan Iman, mereka akan dibangkitkan dengan Iman. Jika mereka mati tanpa Iman, mereka akan dibangkitkan tanpa Iman. Dan itu akan menjadi buruk. Semoga Allah (swt) tidak memisahkan kita dari Iman. Itu adalah nikmat yang besar.
Kita sekarang berada di akhir zaman. Manusia tenggelam dalam dunia ini. Mereka tidak memikirkan apa-apa selain dunia. Mereka sama sekali tidak memikirkan Akhirat. Ketika sesuatu terjadi, mereka menjadi sangat marah. Mereka marah karena hal-hal duniawi. Tidak ada gunanya marah karena hal-hal duniawi. Tentu saja, orang-orang merasa sedih, dan Allah (swt) tidak membiarkan kesedihan orang-orang Mukmin tanpa ganjaran. Ganjaran dari kesedihan itu adalah kebaikan, Thawab dan derajat. Mereka akan dinaikkan derajatnya. Namun bagi orang-orang yang tidak mengetahui tentang Akhirat, semua kesedihan dan penderitaan mereka menjadi sia-sia.
Oleh karena itu, kita harus memperhatikan hal-hal ini. Jangan percaya dengan kata-kata ini dan itu, dan jangan terasing dari Akhirat. Jangan lupakan Akhirat, karena Akhirat adalah untuk semua orang, siapa pun Anda. Seperti kata pepatah, "Hiduplah yang panjang, kamu tetap akan menemui kematian." Orang-orang zaman dahulu mengatakan demikian. Mereka selalu memahaminya dan selalu siap. Saat ini tidak ada persiapan sama sekali. Oleh karena itu, mereka memiliki banyak kesedihan. Sedangkan jika mereka meninggal dunia ke Akhirat dengan Iman dan kebaikan - orang tentu merasakan kesedihan perpisahan, tetapi karena akan ada pertemuan kembali, kesedihan ini tidak terlalu besar. Namun sisanya merasa sedih karena mereka berpikir bahwa mereka tidak akan pernah bertemu lagi. Mereka merasakan kesedihan yang jauh lebih besar.
Semoga Allah ﷻ memberikan Iman kepada kita semua. Semoga Allah ﷻ memberikan hidayah kepada manusia, karena ada banyak orang yang tersesat dan keluar dari jalan dan mereka merasa bahwa mereka adalah orang yang pintar, padahal orang yang pintar adalah orang yang tahu bahwa kehidupan yang sebenarnya bukanlah kehidupan ini. Semoga Allah ﷻ memberikan pemahaman ini kepada kita semua. Semoga Dia ﷻ menguatkan Iman kita, insyaAllah. Wa min Allah at-Tawfiq. Al-Fatihah.
[Bay'ah]
Ada pembacaan Al-Qur'an Khatm, Surah, Yasin Sholawat, Ayat dan Surah, Tasbih, Tahlil dan Salawat. Kita persembahkan semua itu ke hadirat Nabi Suci ﷺ. Semoga mereka diterima. Kita persembahkan kepada Ahlu l-Bayt dan para Sahabahnya, jiwa-jiwa para Anbiya, Awliya, Asfiya dan Mashayikh, jiwa-jiwa para mendiang kerabat kita. Agar kebaikan datang dan keburukan lenyap. Semoga Allah ﷻ mengirimkan kepada kita para Sahib untuk menjaga umat. Li-Llahi Ta'ala l-Fatihah.
.
Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani
qs
Comments
Post a Comment