Posts

Bagaimana Mengenali Orang Munafik (18.11.2023)

  Bagaimana Mengenali Orang Munafik (18.11.2023) Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani Bismi Llāhi r-Raḥmāni r-Raḥīm: إِنَّ الْمُنَافِقِينَ فِي الدَّرْكِ الْأَسْفَلِ مِنَ النَّارِ (Al-Qur'an 04:145). "Inna Al-Munāfiqīna Fī Ad-Darki Al-'Asfali Mina An-Nāri", "Sesungguhnya orang-orang munafik berada di neraka yang paling dalam. Orang-orang munafik berada di bagian neraka yang paling bawah, firman Allah 'Azza wa Jalla. Karena mereka yang terlihat seperti Muslim tetapi merugikan Muslim adalah orang-orang munafik. Mereka adalah orang-orang yang paling dibenci oleh Allah ﷻ. Orang-orang munafik telah ada di zaman Nabi Suci kita shallallahu 'alaihi wa sallam. Meskipun beliau ﷺ tahu, Nabi Suci kita sallallahu 'alayhi wa-sallam tetap bersabar.   Orang-orang di zaman sekarang juga seperti itu. Mereka mengenal Muslim sebagai musuh. Mereka menunjukkan permusuhan terhadap mereka dan tampak seperti mereka meskipun sebenarnya tidak. Mereka selalu ada di sana. Kemurk...

KAUM MUSLIMIN HARUS BANGUN 12/11/2023

  KAUM MUSLIMIN HARUS BANGUN Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani 12 November 2023/ 28 Rabi'ul Awal 1445 Eyüp Sultan Dergah, Istanbul As-Salāmu 'Alaykum wa Raḥmatullāhi wa Barakātuh. A'ūdzu Billāhi Minasy-syayṭāni r-rajīm. Bismillāhi raḥmāni raḥīm. Wa ṣ-Salātu wa s-Salāmu 'alá Rasūlinā Muḥammadin Sayyidi l-Awwalīna wa l-Akhirīn. Madad yā RasūlAllāh, Madad yā Sādāti Aṣḥābi Rasūlillāh, Madad yā Mashāyikhinā, Dastūr Mawlana Syekh Abdullāh al-Fā'iz ad-Dāghistānī, Syekh Muḥammad Nāẓim al-Ḥaqqānī. Madad.  Ṭarīqatunā aṣ-Suḥbah wa l-Khayru fi l-Jam'iyyah. Allah 'Azza wa-Jalla berfirman jika kalian menolong Allah ﷻ, maka Allah ﷻ akan menolong kalian. Kalian akan teguh dan tabah. Kalian akan teguh dan berdiri dengan Iman, firman Allah (swt). Dengan memanjatkan puji syukur kepada Allah ﷻ, kami melakukan perjalanan [ke Timur Jauh] selama satu bulan. Setiap hari dalam perjalanan itu ada berita bahwa ada perang antara Islam dan musuh-musuh Islam. Peperangan ini bukanlah...

Beruntunglah Orang yang Melakukan Ibadah (17.11.2023)

Beruntunglah Orang yang Melakukan Ibadah (17.11.2023) Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani qs Kita telah mendengar sebuah Hadits Syarif yang indah dari Nabi Suci kita salla Llāhu 'alayhi wa-sallam beberapa hari yang lalu. Ibadah yang paling baik dan paling diterima adalah ketika kalian melaksanakan shalat Jumat pagi secara berjamaah. Syukur kepada Allah ﷻ, setiap hari Jumat adalah hari raya. Dan hadiah dari hari raya itu adalah shalat subuh. Shalat subuh yang dilakukan secara berjama'ah memiliki pahala yang sangat besar di sisi Allah ﷻ. Ia sangat diterima. Ia adalah ibadah yang memiliki keutamaan yang besar.   Ibadah adalah nikmat yang diberikan kepada kita oleh Allah 'Azza wa Jalla. Barangsiapa yang berhasil melaksanakannya, maka ia adalah orang yang beruntung. Daripada mereka yang mempunyai banyak uang; mempunyai banyak uang dan berada di jalan yang benar juga baik. Tetapi orang yang mengenal Allah 'Azza wa Jalla, menghormati Allah ﷻ dan melakukan apa yang Dia perin...

Jadikan Harta Anda Bermanfaat untuk Akhirat (15.11.2023)

  Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani qs Jadikan Harta Anda Bermanfaat untuk Akhirat (15.11.2023) . Bismi Llāhi r-Raḥmāni r-Raḥīm: الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا ۖ وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِندَ رَبِّكَ ثَوَابًا وَخَيْرٌ أَمَلًا (Al-Qur'an, 18:46). 'Al-Mālu Wa Al-Banūna Zīnatu Al-Ĥayāati Ad-Dunyā ۖ Wa Al-Bāqiyātu Aş-Şāliĥātu Khayrun `Inda Rabbika Thawābāan Wa Khayrun 'Amalā', 'Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia. Tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu dan lebih baik untuk menjadi harapan. Shadaqa Llāhu l-'Aẓīm. Allah 'Azza wa Jalla berfirman bahwa harta benda, rumah, harta kekayaan, anak-anak dan apa saja yang ada di dunia adalah perhiasan dunia. Ini adalah hal-hal yang dikejar oleh manusia. Yang baik di antara semua itu adalah yang dapat dibawa ke Akhirat. Semuanya akan hilang. Tetapi semua Bāqiyāt (amal yang kekal) akan pergi ke Akhirat dan tinggal di sana....

Belas Kasih Hanya Ada dalam Islam (14.11.2023)

  Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani  Belas Kasih Hanya Ada dalam Islam (14.11.2023 ) BismiLlahi r-Rahmani r-Rahim: 'إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ', 'Inna d-Dīna inda Allāhi l-Islām', 'Sungguh, agama yang diridhai di sisi Allah adalah Islam. Agama di sisi Allah ﷻ adalah Islam. Sejak Nabi Adam 'alayhi s-salam hingga hari kiamat dan selamanya, agama Islam adalah agama yang diperintahkan oleh Allah 'Azza wa Jalla. Tidak ada agama yang lain. Mengapa? Karena Islam adalah agama kasih sayang.   Semua Nabi datang dengan membawa kasih sayang dan rahmat. Mereka datang dengan membawa nama-nama Allah (swt): Ar-Rahman (Yang Maha Pemurah), Ar-Rahim (Yang Maha Penyayang) agar umat manusia memiliki kebaikan. Baik kepada manusia maupun kepada semua jenis makhluk. Belas kasihan adalah urutan pertama dalam agama Islam. Bahkan dalam perang pun, dalam Islam dilarang membunuh orang tua dan anak-anak. Rahmat dari Allah ﷻ harus diberikan kepada mereka. Orang kafir t...

Mereka yang Paling Merugi (13.11.2023) .

  Mereka yang Paling Merugi (13.11.2023) Ayat ini menceritakan tentang seluruh situasi di zaman kita. BismiLlahi r-Rahmani r-Rahim: قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُم بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا (103) الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا (Al-Qur'an 18:103-104). 'Qul Hal Nunabbi'ukum Bil-'Akhsarīna 'A`mālāan (103) Al-Ladhīna Đalla Sa`yuhum Fī Al-Ĥayāati Ad-Dunyā Wa Hum Yaĥsabūna 'Annahum Yuĥsinūna Şun`āan (103) 'Katakanlah, 'Wahai Muhammad, maukah kami beritahukan kepadamu (Muhammad) orang-orang yang paling merugi karena amal perbuatan mereka? (103) (Yaitu) orang-orang yang sia-sia usahanya dalam kehidupan dunia, sedang mereka menyangka bahwa mereka berbuat baik dalam pekerjaannya. "Maukah Kami beritahukan kepadamu siapakah orang-orang yang paling merugi?" firman Allah 'Azza wa Jalla. Siapakah orang-orang yang paling merugi di dunia ini? Siapakah orang-orang yang kecewa? Mereka melakukan s...

Tanda seorang Murshid

 "Tanda seorang Murshid (Syekh atau Guru) adalah Anda dapat mempercayainya. Hati Anda memberikan sinyal dan hati tidak pernah salah. Jika seseorang duduk bersama seorang Murshid sejati, ia akan merasakan kedamaian, ketenangan dan kepuasan, sangat bahagia. Ini adalah tandanya. Ia melupakan semua masalahnya di hadapannya dan merasa seperti seekor ikan di lautan.  - Mawlana Syekh Nazim Al-Haqqani (qs)

Jalan Harus Terus Berlanjut (12.11.2023)

  Jalan Harus Terus Berlanjut (12.11.2023) Bismi Llāhi r-Raḥmāni r-Raḥīm: كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۖ ثُمَّ إِلَيْنَا تُرْجَعُونَ (Al-Qur'an, 29:57). 'Kullu Nafsin Dhā'iqatu Al-Mawti ۖ Thumma 'Ilaynā Turja`ūn', 'Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Kemudian hanya kepada Kami-lah kamu akan dikembalikan. Allah 'Azza wa Jalla berfirman bahwa kematian pasti akan datang kepada setiap orang. Tidak ada seorang pun yang tidak akan mati. Namun, kematian itu haruslah kematian yang baik sehingga orang mempunyai akhir yang baik. Inilah yang penting. Demikian juga dengan jalan kita, tarekat kita yang telah sampai hingga sekarang sejak Nabi Suci kita ﷺ. Insyaa'Allah kita juga akan sampai kepada Mahdi 'alayhi s-salam. Setiap jalan akan terus berlanjut. Tetapi seperti yang telah kami katakan, setiap orang pasti akan mati. Ketika seseorang meninggal, orang lain akan menggantikannya. Dan jalan terus berlanjut, bertasbihlah kepada Allah ﷻ. Inilah yang pen...

Dua Jenis Penyesalan (11.11.2023)

  Dua Jenis Penyesalan (11.11.2023) Allah 'Azza wa Jalla mengatakan bahwa tidak ada sesuatu yang terjadi di luar kehendak Allah ﷻ. Ketika manusia menerima hal ini, mereka akan merasa damai. Ketika mereka tidak menerima hal ini, mereka selalu berada dalam kesedihan dan kekhawatiran, "Seandainya saja kami melakukan ini dan itu." Barangsiapa yang mengikuti kehendak Allah 'Azza wa-Jalla, maka ia akan damai. Dan kekuatan Iman diperlukan untuk itu. Semakin kuat Iman seseorang, semakin mereka menerima apa yang terjadi di dunia ini. Tidak peduli apakah mereka melakukannya atau tidak, apa pun yang Allah (swt) katakan akan terjadi. Tidak ada hal lain yang terjadi.   Ketika seseorang menyesal melakukan sesuatu, ada dua jenis penyesalan. Ada penyesalan karena tidak dapat melakukan sesuatu untuk keuntungan duniawi mereka. Penyesalan itu adalah penyesalan yang sia-sia, karena seperti yang telah kami katakan, apa pun yang Allah (swt) katakan akan terjadi. Tidak peduli seberapa besar...

Jangan Lupakan Akhirat (10.11.2023)

  Jangan Lupakan Akhirat (10.11.2023) Allah ﷻ telah menakdirkan hari-hari ini untuk kita. Pujian dan syukur kepada Allah ﷻ. Kita harus bertasbih atas nikmat-nikmat yang Dia berikan kepada kita. Nikmat terbesar adalah Iman, seperti yang selalu kita katakan. Tidak ada nikmat yang lebih besar daripada Iman, karena tidak peduli berapa banyak orang yang ada di dunia ini, mereka semua akan mati. Mereka akan mati, dan dunia ini tidak akan bertahan selamanya. Tidak ada yang abadi di dunia ini. Ada batas waktu di dunia ini. Barangsiapa yang telah selesai dengan waktunya, maka ia akan mati. Setiap orang mempunyai masa hidup selama Allah (swt) menghendakinya. Selama masa hidup seseorang adalah selama ia hidup. Sekarang ini terjadi peperangan dan kehancuran. Begitu banyak orang yang mati dan sebagian menjadi Syuhada. Mereka yang mati, mati karena masa hidup mereka telah selesai. Sama halnya dengan para Syuhada. Allah (swt) telah menetapkannya demikian. Tidak mungkin mereka tidak mati jika mere...

Banyak Karunia untuk Orang Beriman (09.11.2023) .

  Banyak Karunia untuk Orang Beriman (09.11.2023) . Allah 'Azza wa Jalla memberikan nikmat yang besar kepada umat Islam, kepada mereka yang beriman kepada Allah ﷻ. Allah (swt) tidak membutuhkan siapa pun. Setiap orang membutuhkan Allah 'Azza wa-Jalla. Tidak ada seorang pun yang dapat memberikan nikmat yang diberikan oleh-Nya ﷻ. Tidak ada yang bisa memberikan apa yang Dia berikan. Dan tidak ada yang bisa mengambil apa yang tidak Dia berikan. Seseorang dapat menjadi berpengetahuan dan berkuasa sebanyak yang ia inginkan, ia dapat berpikir bahwa ia pintar sebanyak yang ia inginkan. Orang yang cerdas adalah orang yang menerima kekuasaan Allah 'Azza wa Jalla dan berusaha untuk menjadi hamba-Nya ﷻ. Dia mengikuti jalan yang Dia kehendaki, karena itulah jalan menuju kebahagiaan. Manusia mencari kebahagiaan. Jalan kebahagiaan adalah jalan Allah 'Azza wa Jalla. Tidak ada jalan lain yang dapat memberikan kelegaan dan kebahagiaan. Ada banyak nikmat yang Allah 'Azza wa Jalla beri...