Orang Beriman(Mu'min )Harus Bergembira (04.11.2023)

 Orang Beriman(Mu'min )Harus Bergembira (04.11.2023)

.

Kami berniat untuk datang lebih awal, namun atas kehendak Allah ﷻ, kami baru bisa datang. AlhamduliLlah kalian tiba dengan selamat, jadi kalian harus bersyukur kepada Allah (swt). AlhamduliLlah. Kami membuat kalian menunggu, maaf untuk itu, tetapi Allah (swt) memberi kalian pahala. Segala sesuatu bagi seorang Mukmin, bagi seorang Mukmin itu baik. Kalian menunggu di sini mungkin selama 6 jam, Allah (swt) akan memberi kalian pahala untuk setiap jamnya, untuk setiap menitnya dari perbendaharaan-Nya yang tak terbatas. Semuanya ada di tangan Allah (swt). Berada di jalan Allah ﷻ, menunggu di sana adalah perbuatan yang sangat baik bagi seorang mukmin, bagi seorang Mu'min. Dan kami, tanpa kami sadari, menunggu di dalam mobil dan kami menunggu di dalam rumah. Jadi insyaAllah Allah ﷻ memberi pahala kepada kita semua.


Kami mencintai tempat ini, tempat ini adalah tempat seorang Mu'min dan Muslim. Anda hidup dengan semua jenis orang. Tempat ini aman dan mereka saling menghormati satu sama lain. Penting dalam Islam untuk menghormati manusia, menghormati makhluk Allah ﷻ: Manusia atau apapun, pohon, gandum, air, hewan, burung. Semua ini dihormati dalam Islam. Untuk itu, Allah 'Azza wa Jalla tidak menyukai kita melakukan sesuatu yang tidak perlu dilakukan; hanya sebagai hobi atau untuk bersenang-senang. Tidak baik membunuh burung atau binatang lainnya. Jika untuk makan, kalian boleh. Tapi tidak untuk bersenang-senang. Sekarang ada orang yang menjadi pemburu, mereka pergi ke sana kemari untuk berburu. Tidak ada manfaatnya untuk hal ini. Mereka menindas makhluk Allah (swt).


Untuk itu, kaum Mu'min, orang-orang yang beriman menghormati semua orang. Tempat ini memang seperti ini. Dan dengan berkah dari hal ini, masih ada banyak orang beriman, orang-orang Mukmin yang tinggal di sini. Mereka adalah orang-orang yang tulus. Nenek moyang mereka datang dari Yaman atau tempat lain. Mereka senang dengan penduduk setempat dan penduduk setempat pun senang dengan mereka. Inilah Islam. Ini adalah ajaran Nabi salla Llāhu 'alayhi wa-sallam: bersikap ramah. "المُؤمِنُ يألَفُ ويُؤلَفُ", "Seorang mukmin itu ramah dan dapat bersahabat." (Hadis). Artinya, seorang mukmin akan merasa senang (terbiasa) dengan orang lain dan orang lain pun akan merasa senang (terbiasa) dengannya. Ini adalah untuk seorang mukmin. Ia harus seperti ini. Tidak seperti apa yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mempunyai pikiran. Tidak ada yang senang dengan mereka, mereka tidak senang dengan siapa pun. Mereka selalu berada dalam pemikiran yang sangat buruk, tindakan yang buruk. Mereka tidak mempunyai kebahagiaan sama sekali.


Allah 'Azza wa Jalla berfirman, "Berbahagialah." 'فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا', 'Fa-bidhālika falyafraḥū', 'Dalam hal ini hendaklah mereka bergembira' (Al-Qur'an 10:58). Kalian adalah orang-orang yang beriman, bergembiralah! Janganlah bersedih. Kebahagiaan yang paling besar adalah untuk kita sendiri. Seorang mukmin yang mengatakan, "Saya tidak bahagia" bukanlah seorang mukmin. dia hanya beriman dengan lidah, tetapi tidak di dalam hati. Kalian harus beriman di dalam hati kalian, insyaAllah. Semoga Allah (swt) menjadikan kita bersama orang-orang seperti ini, menjadi orang yang berbahagia. Mungkin sebagian orang berpikir bahwa Islam adalah untuk tidak tertawa atau bahagia, hanya untuk bersedih. Tidak, Allah (swt) memerintahkan untuk bergembira. 'فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا', 'Fa-bidhālika falyafraḥū', 'Dalam hal ini hendaklah mereka bergembira' (Al-Qur'an, 10:58). Orang yang beriman harus bergembira. Semoga Allah ﷻ membuat kita bahagia dengan segala sesuatu. Wa min Allah at-Tawfiq. Al-Fatihah.

.

Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani qs

Comments