Jambi yang diberkahi (30.10.2023) .
Jambi yang diberkahi (30.10.2023)
AlhamduliLlah kami datang ke negeri kalian yang jauh. Allah ﷻ yang membuat pertemuan ini terjadi. Segala sesuatu tidak terjadi secara kebetulan, semuanya sudah tertulis. Jadi kami harus datang ke sini, kami harus bertemu dengan kalian, kami harus makan makanan kami di sini, minum kami di sini. Semua ini sudah tertulis. Jadi berbahagialah kalian, wahai orang-orang yang beriman. MasyaaAllah, ini adalah tempat yang sangat spiritual, tempat yang diberkahi.
Tahun lalu, kami berada di Aceh, Sumatra. Ini adalah tempat bagi para Ulama, Awliya dan sekolah para Mashayikh lama. Kami tidak pernah mendengar sebelumnya tentang 𝙅𝙖𝙢𝙗𝙞. Mereka berkata, "Kalian harus mengunjungi tempat lain juga." Tetapi tidak ada yang mendengar tentang hal ini. Allah ﷻ memasukkannya ke dalam kalbu saya dan kami berkata bahwa kami harus pergi mengunjunginya dan AlhamduliLlah sekarang kami berada di sini [di Jambi].
Daerah ini, dengan Barakah Islam, mempunyai banyak Awliyau'Llah yang menjaga orang-orang ini, membuat mereka bahagia, agar tidak berada di bawah orang-orang Kafir. Orang-orang berjihad melawan para penindas ini, para Kafir dan mereka mempunyai ratusan, ribuan, mungkin ratusan ribu Syuhada yang berada di jalan Allah (swt). Karena orang-orang Kafir itu telah mengubah agama mereka. Dan untuk tujuan ini, Allah (swt) mempertahankan tempat kalian di dalam Islam dan di jalan Allah (swt). Allah ﷻ membuat kalian tetap aman.
AlhamduliLlah sekarang, MasyaAllah, negara kalian diberkahi. InsyaaAllah kalian juga akan berpegang teguh pada jalan ini, jalan Nabi ﷺ, jalan nenek moyang kalian dan menjaga anak-anak kalian. Ini adalah berkah bagi kalian. Tanpa hal ini, tidak ada manfaatnya bagi kalian. Masya'Allah, kita telah mengunjungi banyak Awliyau'Llah di daerah ini, yang membawa Islam, menolong Islam. Mereka mengajarkan Islam, mengajarkan tarekat, mengajarkan cinta kepada Nabi (s), cinta kepada Allah (swt).
Inilah yang seharusnya menjadi kegembiraan bagi orang-orang yang cerdas dan memiliki pemikiran yang baik. Allah 'Azza wa Jalla berfirman, "قُلْ بِفَضْلِ اللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا", 'Qul bifaḍli Llahi wa biraḥmatihi fabidhālika falyafraḥū', 'Katakanlah, 'Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah mereka bergembira. ' (Al-Qur'an 10:58). Dengan karunia Allah ﷻ dan Rahmah (rahmat) dan berkah-Nya, kita harus bahagia. Dengan ini, Anda bisa bahagia. Tanpa ini, tidak ada kebahagiaan.
Peganglah cara ini dengan kuat. Jangan dengarkan mereka yang mengklaim bahwa mereka belajar dan mengetahui agama. Jika mereka tidak menghormati Nabi (s) sallallahu 'alayhi wa-sallam, tidak menghormati jalan kita, tidak menghormati para Sahabat, mereka tidak tahu apa-apa. Jangan dengarkan mereka. Larilah dari mereka. Jika kalian menyerah sedikit saja, Iman kalian akan berkurang. Jika kalian memberi sedikit lebih banyak [dalam mendengarkan mereka], itu akan berkurang. Ketika itu semakin berkurang, maka tidak akan ada lagi Iman di dalam diri kalian. Inilah yang diinginkan oleh setan: tidak mempunyai Iman sehingga ia dapat menanamkan keraguan di dalam pikiran kalian.
Ketika para Salatin, para Sultan memerintah, mereka menghormati Awliyau'Llah, mereka menghormati para Ulama, para cendekiawan. Mereka menempatkan mereka di dekat mereka untuk memberi mereka nasihat agar tidak melakukan hal yang salah, keputusan yang salah. Ada Sultan untuk dunia dan akhirat. Mereka adalah singa-singa, singa-singa Islam dan mereka mempunyai Haybah (yang mengagumkan), sangat kuat. Musuh-musuh takut kepada mereka. Untuk itu, mereka menjadikan Sultan sebagai contoh. Ini sangat penting. AlhamduliLlah di sini juga, Sultan sangat religius dan sangat berilmu, seorang Muslim. Untuk hal ini, seluruh rakyatnya menghormatinya. Semoga Allah ﷻ memberkatinya. RahmatuLlah 'alayh (Semoga rahmat Allah ﷻ tercurah kepadanya).
Semoga Allah ﷻ menolong kaum Muslimin dan Mukminin di mana pun mereka menderita. Semoga Allah ﷻ menolong mereka, insyaAllah. Semoga Allah ﷻ membuat kita melihat hari-hari yang baik ini, insyaAllah, ketika seluruh dunia menjadi Muslim, insyaAllah. Wa min Allah at-Tawfiq. Al-Fatihah.
.
Mawlana Syekh Muhammad Adil ar-Rabbani
30 Oktober 2023/ 15 Rabih Al-Akhir 1445
Maulidia Convention Center - Jambi, Indonesia
Comments
Post a Comment